Domain provided by Idcloudhost
Hosted by Vercel
Created using Jekyll
Seringkali kita kehilangan data-data yang ada di gadget kita, baik karena filenya yang terhapus, media penyimpanannya yang terformat atau rusak (fisik), atau serangan siber dari berbagai perangkat lunak jahat yang merusak data kita. Mungkin kalau data itu hanya sebuah file teks bertuliskan "Hello World", kita bisa merelakannya dan membuatnya lagi. Namun, data-data yang ada di gadget kita seringnya bukan hanya file teks itu. Seringnya, data-data yang ada adalah data-data penting yang masih diperlukan.
Saya memahami betapa paniknya Anda saat kehilangan file tersebut (karena saya juga pernah kehilangan 2 paper kw saya yang rencananya akan masuk jurnal TI, ditambah artikel ini akibat instal ulang windows). Memang, mencegah lebih baik daripada mengobati. Namun, mengobati juga lebih baik daripada tidak melakukan apapun (sebuah peribahasa yang diedit). Biasanya, Anda akan mencoba memulihkannya dengan mencari dimana Anda terakhir kali menyimpan filenya.
Namun, jika folder-folder yang ada sudah dikunjungi semua, semua cara sudah dilakukan untuk mencari berkasnya, dan berkasnya tetap tidak ada (bahkan di Recycle Bin(Windows) atau nama lain di OS lain). Anda bisa memulai dengan software pemulihan data. Versi gratis biasanya cukup untuk beberapa jenis data.
Namun, apa jadinya jika software gratisan yang Anda gunakan tidak bisa mengatasi masalahnya? Biasanya, perusahaan besar akan membayar untuk software berbayar atau jasa pemulihan data. Namun tidak bagi saya dan kebanyakan orang yang ada diluar sana. Biasanya, kita-kita yang (maaf) hanya memiliki uang sedikit, hanya bisa merelakan data tersebut hilang sambil meratapi nasib (dan bersiap untuk membackup data-data yang masih ada).
Hal ini membuat saya cukup resah dan khawatir, karena jasa pemulihan data sendiri biasanya berbiaya mahal (kalau saya tidak salah, paling murah sekitar 15 juta rupiah untuk satu drive, entah berapa GB). Atas keresahan tersebut, saya mencari tahu apa yang bisa saya lakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Saat saya sedang merenung di hari Idul Fitri tahun 2022 kemarin, saya menemukan inspirasi. Setelah selesai merenung, saya pun mengambil ponsel saya dan membuka google. Disana, saya mengetik "hex editor".
Guru serbaguna saya, Google, memberikan banyak informasi tentang hex editor. Ada yang versi windows dan versi android. Karena saya lebih suka mengetik via laptop, jadi pencariannya saya ganti menjadi "hex editor windows 10". Saya menemukan aplikasi yang bernama HxD. Ini merupakan aplikasi hex editor yang terkenal, dan banyak dipakai di kalangan penggemarnya (termasuk gamer yang banyak menggunakan cheat berbasis code signature). Saya mengunduhnya, melihat menunya, dan mencicipi semua menunya.
Setelah yakin dengan fiturnya, saya berlatih ilmu konversi tipe data, serta menyiapkan berbagai fragmen (file mentah berbentuk hex) yang bisa digabung saat diperlukan nanti. Teknik ini saya beri nama "Jahit Data" karena konsepnya adalah menyambung semua fragmen menjadi satu (seperti penjahit yang menggabungkan berbagai jenis kain menjadi satu). Fragmen-fragmen ini nantinya akan saya sebar secara gratis untuk digunakan.
Metode jahit data sendiri didasarkan pada konsep penyimpanan berkas, dimana saat kita menyimpan berkas, komputer menyimpannya ke hard disk/SSD sebagai karakter heksadesimal, yang menurut pada metode enkoding tertentu (fragmen saya dibuat menggunakan ASCII table dengan enkoding Windows/ANSI). Metode ini memang membutuhkan waktu lama karena kita harus mencari kombinasi yang pas untuk file-file yang kita miliki. Namun, saya berusaha untuk mempermudah pekerjaan ini lewat fragmen-fragmen kecil yang bisa diunduh dan dicoba di hex editor (jika Anda cukup ahli dalam menggunakannya).
Saya mencoba membuka sebuah foto yang masih utuh di hex editor sebagai bahan latihan. File tersebut memiliki ukuran kurang lebih 3 MB, yang jika dibaca di hex editor setara dengan 6 juta karakter heksadesimal (1 byte/1B=8 bit atau 2 karakter heksadesimal). Jika berasumsi pada foto tersebut, butuh 6 juta jawaban benar, yang artinya bisa memakan waktu 8 bulan menggunakan percobaan manual (asumsi 12 jam kerja per hari, 7 hari per minggu, 4 minggu per bulan, tanpa istirahat). Fragmen-fragemen ini berisi 20 ribuan jawaban yang mungkin bisa sedikit membantu, walaupun tidak diketahui kebenarannya.
Sayangnya, aplikasi Hex Editor sendiri tidak terlalu terkenal, dan hanya dikenal oleh penggemarnya saja. Itupun bukan sebagai alat pemulihan data, melainkan sebagai alat pembuat makro khusus atau script khusus. Sehingga, saya kesulitan menemukan cara memaksimalkan potensi dari hex editor ini. Saat ini saya sedang berlatih dan mengumpulkan berbagai fragmen dari file-file yang saya miliki saat ini sebagai persiapan menghadapi pemulihan yang sesungguhnya.
Penggunaannya bisa juga dikombinasikan dengan berbagai rumus matematika tingkat tinggi (saya akan membuatkan rumusnya di artikel "Persamaan Penjahitan Hex part sekian", dimana kata "sekian" diganti dengan nomor part nya). Menang, metode ini mirip dengan brute-force pada hacking, namun metode ini sedikit lebih cerdas dengan menggunakan berbagai ilmu pengetahuan yang sudah ada (itulah kegunaan belajar dan sekolah). Metode ini juga saya rancang untuk keperluan yang diizinkan menurut hukum yang berlaku di seluruh dunia (misalnya, memulihkan foto study tour milik diri sendiri, atau sebuah desain rumah impian yang akan dibangun).
Mungkin, Anda akan berpikir bahwa metode ini merupakan cara "mempersulit hidup" dalam pemulihan file. Tapi ketahuilah, bahwa metode ini hanya salah satu cara untuk memulihkan data (dan bukan satu-satunya). Selain itu, ketahuilah bahwa metode ini juga masih dalam fase pengembangan, dan belum dijamin ampuh (terlebih, satu proyek video/film bisa memakan sampai bergiga-giga ruang penyimpanan, yang juga turut "mempersulit hidup" saya, eh, maksudnya, mempersulit prosesnya).
Artikel ini hanya berisi penjelasan mengenai metode ini, tutorialnya akan saya buatkan nanti, di situs ini dan di tempat saya menyimpan file nya. Sementara link menuju ke folder tempat fragmennya disimpan akan saya letakkan di bagian NB dari artikel ini. Akhir kata, semoga metode ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Khususnya dalam mempersiapkan metode pemulihan data yang lebih efektif dan efisien dalam penggunaannya. Dan semoga, kita diberi umur yang panjang, sehingga bisa berjumpa kembali di website ini dengan konten yang baru.
NB: link menuju fragmennya belum ada, karena metode ini sedang diuji secara ilmiah. Mohon bersabar.