Domain provided by Idcloudhost
Hosted by Vercel
Created using Jekyll

Pindahan ke Jekyll

Setelah lama berkutat dengan wordpress, saya menemukan bahwa website saya tidak cukup “scalable” untuk menampung banyaknya data yang akan saya masukkan di masa depan. Hal ini disebabkan karena keterbatasan ruang space yang diberikan oleh provider hosting, ukuran wordpresss yang semakin membesar di tiap updatenya, dan banyaknya file-file yang akan saya masukkan di masa depan. Saya berpikir, ketimbang membayar mahal untuk hal tersebut, lebih baik saya pindah hosting saja. Itulah yang melandasi saya untuk berpindah ke Jekyll. Setelah melewati beberapa hari untuk proses propagasi dan migrasi postingan (karena ada banyak perubahan pada postingan), maka pada hari artikel ini diterbitkan, saya mengumumkan bahwa situs saya ( situs utama , dan situs ini ), telah berhasil dipindahkan ke Jekyll.

Saya mempercayai Vercel sebagai server hostingnya, dan Github sebagai tempat penyimpanan file-file nya. Saya juga mempersiapkan Gitlab sebagai cadangan jika web saya semakin besar dan membutuhkan tempat penyimpanan file yang lapang. Jekyll sendiri berbasis Ruby dan HTML-Native, sehingga memudahkan saya yang hanya diberi bekal HTML di mapel pemograman dasar yang pernah saya pelajari di kelas X SMK. Selain itu, karena ukurannya yang kecil dan hostingnya yang gratis (tapi domainnya tetap bayar ya), memungkinkan saya untuk terus berkembang dan mengembangkan website nya tanpa harus meluangkan 30 menit untuk melakukan pembayaran hosting (kecuali web saya melewati batas bandwidth 100 GB/bulan yang ditetapkan oleh vercel).

Karena berbasis HTML, maka saya lebih bebas dalam mengkustomisasi tampilan dari website ini, serta menambahkan menu-menu yang diperlukan. Github sendiri juga memberikan keleluasaan dalam repositori, dimana setiap akun dibebaskan membuat sebanyak-banyaknya repositori dengan batas wajar ukuran repo sekitar 1 GB. Menurut saya, tidak ada masalah dengan hal ini, karena saya bisa membuat banyak repositori dan menghubungkannya dengan settingan DNS yang tepat (yang bisa memakan waktu 1 minggu untuk eksperimen propagasi). Gitlab sendiri saya persiapkan hanya jika diperlukan saja, karena Github dan Gitlab tidak jauh berbeda. Untuk mengetahui lebih lanjut soal Jekyll, Anda bisa berkunjung ke sini dan ke sini . Disana ada banyak informasi tentang Jekyll dan cara instalasinya.